Merenung Kawan

Kawan, mungkin kalau di renungi . . .
Sudah banyak waktu kita yang terbuang sia sia...

Kawan, mungkin ada di antara kita yang kadang  ketika malam hari di saat orang lain terlelap, di saat sunyi menghampiri, sekilas terbersit di hadap mata, sedikit tertegun, sedikit mengingat memory tentang beberapa hal yg dilakukan hari ini ...
Pernahkah bertanya, sudah benarkah yang kita lakukan ?
Sudah bermanfaat kah kita ini ? Pertanyaan ini untuk hati kecil kita yang kadangkala kita lupakan, untuk diri kita yang seringkali hilang kendali . .

Kawan , kadang ada rasa sesal di diri ini, sesal yg di karenakan ada hal yg telah terlewatkan sia sia ,
ada rasa sedih di jiwa ini, sedih karena melakukan hal yang tidak bermanfaat . . .

Kawan, setelah merenung di singgasana malam kita akan sadar bahwa semua hal tak bermanfaat yang kita lakukan hanya karena nafsu,, ya nafsu . .
Sungguh berat melawannya.. kawan, nafsu itu menghilangkan kesadaran . . Nafsu itu tempat bertenggernya iblis...

Kawan, mari kita upgrade diri menuju pribadi yg lebih baik, pribadi yg lebih berkualitas . . .
Dan menjadi pribadi yang memiliki identitas sebagai mana Muslim seharusnya . .
Sehingga tidak ada lagi nantinya waktu terbuang sia sia...
Sehingga kita bisa menjadi lebih bermanfaat . .
Sehingga saat sepi datang kembali, kita bisa menjawab pertanyaan pada diri dengan keikhlasan penuh ketenangan..
0 Komentar untuk "Merenung Kawan"

Back To Top