Saturday, October 7, 2017

MAKALAH HADITS DHOIF


MAKALAH
“HADITS DHOIF”
BAB I
PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
Ilmu hadits merupakan salah satu pilar-pilar tsaqofah islam yang memang sudah selayaknya dimiliki oleh setiap kaum muslim. Begitu banyak opini umum yang berkembang yang mengatakan bahwa ilmu hadits hanya cukup dipelajari oleh para salafus sholeh yang memang benar-benar memilki kredibilitas dalam ilmu agama sehingga stigma ini membuat sebagian kaum muslim merasa tidak harus untuk mempelajari ilmu hadits.
Seperti yang telah diketahui bahwa hadits dho’if adalah hadits yang lemah atau hadits yang tidak memilki syarat-syarat hadits shohih dan hadits hasan. Sebagian ulama berpendapat bahwa hadits dhiof ini tidak dapat dijadikan sebagai hujjah namun sebagian ulama yang lainnya juga ada yang berpendapat bahwa hadits dhoif ini dapat digunakan sebagai hujjah. Dengan adanya khilafiah atau perbedaan pendapat diant
Para para ulama,maka sangat perlulah kita sebagai umat muslim mengetahui bagaimana cara kita bersikap dalam menghadapi hadits dhoif tersebut karena hal ini akan langsung berkaitan dengan aqidah dan ibadah-ibadah kita kepada Allah SWT.

B.Rumusan Masalah
Dari pembahasan materi tentang telaah krisis terhadap hadits dhoif ini, ada beberapa rumusan masalah yang harus diselesaikan diantaranya:
Apa itu hadits dhoif ?
Apa saja kriteria hadits dhoif ?
Apa saja Macam-macam hadits dhoif ?
Apa saja kitab-kitab yang memuat tentang hadits dhoif ?
C.Tujuan
Tujuan dari pembahasan materi tentang hadits dhoif ini diantaranya adalah sebagai berikut:
Mengetahui pengertian hadits dhoif.
Mengetahui sebab-sebab hadits dhoif menjadi tertolak termasuk juga kriteria mengapa disebut sebagai hadits dhoif.

BAB II
PEMBAHASAN
HADIST DHOIF

A.Pengertian Hadist Dhoif
Hadist dhoif secara bahasa  berarti lemah artinya hadist yang lemah atau tidak di kuatkan.
Sedangkan menurut istilah  para ulama terdapat perbedaan dalam mendefinisikan hadist dhoif , tapi pada dasarnya isi, dan maksudnya tidak berbeda.
Beberapa defenisi, di antaranya :
Hadits yang di dalamnya tidak terdapat syarat-syarat hadits shohih dan syarat-syarat hadits hasan.
Hadits yang hilang salah satu syaratnya dari syarat-syarat hadits maqbul(hadits shohih atau yang hasan).
Pada definisi yang ketiga ini disebutkan secara tegas,bahwa Hadits dhoif adalah  hadits yang jika satu syaratnya hilang.

B.Kriteria Hadist Dhoif
Kriteria Hadist Dhoif adalah salah satu syarat dari hadist shohih dan hadist hasan yang tidak berdaoat padanya , yaitu :
Sanadnya tidak bersambung
Kurang adilnya perawi
Kurang dhobithnya perawi
Ada syadz atau masih menyelisihi dengan hadits yang diriwayatkan oleh orang yang lebih tsiqah dibandingkan dengan dirinya
Ada illat atau ada penyebab samar dan tersenbunyi yang menyebabkan tercemarnya suatu hadits shohih meski secara zohir terlihat bebas dari cacat.

C.Macam – macam Hadist Dhoif
Hadist dhaif memiliki banyak macam nya, yang membedakan derajat berbeda. Hadits dhaif yang memiliki kekurangan 1 syarat dari syarat-syarat hadits shahih dan hasan lebih baik daripada Hadits dlaif yang memiliki kekurangan 2 syarat dari syarat-syarat hadits shahih dan hasan dan begitu seterusnya.
Hadist Dhoif digolongkan beberapa kelompok :
1.Dhoif pada segi sanad,yaitu terbagi lagi menjadi:
a.Dhoif karena tidak bersambung sanadna, missal ;
Hadits Munqathi’
Hadits munqathi’ adalah hadits yang gugur sanadnya di satu tempat atau lebih atau pada sanadnyan disebutkan nama seseorang yang tidak dikenal namanya.
Hadits Muallaq
Hadits muallaq adalah hadits yangg rawinya digugurkan seorang atau lebih di awal sanadnya secara berturut-turut.
Hadits Mursal
Hadits mursal adalah hadits yang gugur sanadnya setelah tabi’in. Yang dimaksud dengan gugur disisn adalah nama sanad terakhirnya tidak disebutkan.
Hadits Mu’dhal
Hadits mu’dhal adalah hadits yang gugur dua orang sanadnya atau lebih secara berturut-turut.
Hadits Mudallas
Hadits mudallas adalah hadits yang diriwayatkan menurut cara yang diperkirakan
bahwa hadits tersebut tidak bernoda.
Orang yang melakukan tadlis(perbuatannya) disebut mudallis dan haditsnya disebut hadits mudallas.
b.Dhoif karena tidak ada syarat adil
Hadits Maudhu’
Hadits maudhu’ adalah hadits yang dibuat-buat oleh seseorang (pendusta) yang ciptaan ini dinisbatkan kepada Rasulullah secara paksa dan dusta baik sengaja maupun tidak.
Hadits Matruk dan Hadits Munkar
Hadits matruk adalah hadits yang diriwayatkan oleh seseorang yang tertuduh dusta (terhadap hadits-hadits yang diriwayatkannya) atau tampak kefasikannya baik perbuatan atau perkataanya,atau orang yang banyak lupa atau banyak ragu.
Sedangkan hadits munkar adalah hadits yang diriwayatkan oleh orang yang lemah (perawi yang dhoif) yang bertentangan dengan periwayatan orang yang lebih terpercaya.
c.Dhoif karena tidak ada dhobit
Hadits Mudraj
Hadits mudraj adalah hadits yang menampilkan (redaksi) tambahan,padahal bukan (bagian dari) hadits.
Hadits Maqlub
Hadits maqlub yaitu hadits yang lafaz matannya tertukar pada salah seorang perawi pada salah seorang perawi atau seseorang pada sanasnya. Kemudian didahulukan dalam penyebutannya,yang seharusnya disebut belakangan atau mengakhirkann penyebutannya,yang seharusnya di dahulukan atau dengan diletakkannya sesuatu pada tempat yang lain.
Hadits Mudhtharib
Hadits mudhtharib adalah hadits yang diriwayatkan dengan periwayatannya yang berbeda-beda padahal berasal dari satu perawi(yang meriwayatkan),dua atau lebih atau dari dua perawi atau lebih yang berdekatan(dan tidak bisa ditarjih).
Hadits Mushahhaf dan Hadits Muharraf
Hadits mushahhaf adalah hadits yang perbedaannya(dengan hadits riwayat lain) terjadi karena perubahan titik kata, sedangkan bentuk tulisannya tidak berubah.
Sedangkan hadits muharraf adalah hadits yang perbedaannya terjadi disebabkan karena perubahan syakal kata dengan masih tetapnya bentuk tulisannya.
d.Dhoif karena kejanggalan dan kecacatan
Hadits Syaz
Hadits syaz adalah hadits yang diriwayatkan oleh orang maqbul,aka tetapi bertentangan (matannya) dengan periwayatannya dari orang yang kualitasnya lebih utama.
Hadits Mu’allal
Hadits mu’allal adalah hadits yang diketahui ‘illatnya setelah dilakukan penelitian dan penyelidikan meskipun pada lahirnya telah tamoak selamat(dari cacat) coontoh hadits mu’allal:
‘’si penjual dan si pembeli boleh memilih selama belum berpisahan’’
2.Dhoif pada segi matan
Hadits Mauquf
Hadits mauquf adalah hadits yang diriwayatkan dari para sahabat baik berupa perkataan,perbuatan,atau taqrirnya. Periwayatannya baik bersambung atau tidak.
Hadits Maqthu’
Hadits maqthu’ adalah hadits yang diriwayatkan dari tabi’in dan disandarkan kepadanya,baik perkataan maupun perbuatannya. Dengan kata lain bahwa hadits maqthu’ adalah perkataan atau perbuatan tabi’in.
Kitab-kitab yang memuat hadits dhoif
Kitab ad-dlu’afa karya ibnu hibban,kitab ini memaparkan hadits yang menjadi dhoif karena perawinya yang dhoif.
Kitab Mizan-al-i’tidal karya adz-Zahabi,karya ini juga memaparkan hadits yang menjadi dhoif karena perawinya yang dhoif
Kitab al-Marasil karya Abu Daud yang khusus memuat hadits-hadits dhoif.
Kitab al-‘ilal karya ad-Daruquthni,juga secara khusus memaparkan hadits yang menjadi dhoif karena perawinya yang dhoif.

BAB III
PENUTUP
Hadist Dhaif
A.Kesimpulan
1.Hadits dhoif merupakan hadits yang di dalamnya tidak terdapat syarat-syarat hadits shohih dan syarat-syarat hadits hasan. Hadits dhoif ini memilki penyebeb mengapa bisa tertolak di antaranya dengan sebab-sebab dari segi sanad dan juga dari segi matan.
2.Kriteria hadits dhoif adalah karena sanadnya ada yang tidak bersambung,kurang adilnya perawi,kurang dhobiyhnya perawi dan Ada syadz dalam hadits tersebut.
3.Hadits dhoif terbagi menjadi beberapa kelompok baik itu yang didasarkan pada pembagian berdasarkan sanad hadits atau juga matan hadits.
4.Dalam menyikapi penerimaan dan pengamalan hadits dhoif ini terhadi khilafiah di kalangan ulama,ada yang membolehkannya dan ada juga yang secara mutlak tidak membolehkan beramal dengan hadits dhoif tersebut.
5.Kitab yang memuat hadits dhoif adalah  Mizan-al-i’tidal karya adz-Zahabi,Kitab ad-dlu’afa karya ibnu hibban, Kitab al-Marasil karya Abu Daud, Kitab al-‘ilal karya ad-Daruquthni.
Daftar Pustaka

1.Rahmat.Irwan , Hadits Dalam Islam, Andi . Yogyakarta.2002
2.Syarif.Umar ,  Hadits Dhaif dalam Kehidupan . Nusantara Islam . Bandung . 2003
3.Sufana.Iwan , Macam-Macam Hadits Dalam Islam. Nusantara Islam Bandung . 2006
4.http://sharingsadja.blogspot.com/2014/03/contoh-hadits-dhaif.html. Di akses 22 September 2014
5.http://bungateawee.wordpress.com/2013/10/09/macam-macam-haddits.html. Di akses 27 September 2014
6.http://bhieruu08.blogspot.com/2010/12/contoh-hadits -dalam-kehidupan.html. Di akses 27 September 2014
7.http://google.co.id//. Di akses 27 September 2014

No comments:

Post a Comment