Home Pendaftaran Cara & Syarat Mendaftarkan Diri Menjadi Polisi

Cara & Syarat Mendaftarkan Diri Menjadi Polisi

by admin
Cara & Syarat Mendaftarkan Diri Menjadi Polisi

Menjadi polisi mungkin salah satu impian banyak orang. Terlebih ketika seseorang menjadi anggota kepolisian, di lapisan masyarakat dia akan terpandang dan menjadi calon menantu yang di idamkan oleh calon mertua. Seperti ada kebanggan tersendiri di balik seragam cokelatnya tersebut. Untuk dapat menjadi seorang polisi, maka kamu harus mendaftar terlebih dahulu ke sekolah khusus polisi atau SPN. Lalu bagaimana cara mendaftarkan diri menjadi polisi?

Pada artikel kali ini kami akan membahas secara detail bagaimana cara mendaftar ke sekolah kepolisian negara. Pendaftaran ke sekolah polisi di zaman sekarang dilakukan secara online. Bagi kamu yang berminat untuk jadi polisi, berikut ini adalah cara mendaftarkan diri menjadi polisi yang dapat kalian ketahui jika memiliki cita-cita untuk bergabung di Kepolisian Republik Indonesia.

Syarat Secara Umum

Ada beberapa syarat yang harus terpenuhi untuk mendaftarkan diri menjadi anggata Polri. Berikut ini adalah beberapa syarat umum mendaftat menjadi polisi.

  1. Syarat pertama adalah laki-laki atau perempuan yang bukan anggota polisi atau mantan anggota polisi dan bukan seorang Pns yang pernah mengikuti pelatihan polisi.
  2. Pendidikan paling rendah adalah SMA atau MA atau SMK sederajat dengan paling minimal nilai ujian nasional 60,00. Nilai ujian ini diperuntukan bagi siswa lulusan tahun 2016 sampai dengan tahun 2019. Untuk siswa lulusan tahun 2020 yang tidak mengikuti ujian akan di umumkan kemudian.
  3. Khusus penerimaan pendaftaran polisi di daerah Papua dan Papua barat berbeda dengan daerah yang lain yaitu minimal nilai ujian nasional untuk tahun kelulusan 2016 sampai dengan 2018 adalah 60,00 dan tahun 2019 adalah 55,00 dan tahun 2020 nanti menyusul.
  4. Untuk lulusan tahun 2020 yang masih kelas 12 wajib memiliki nilai rapot dengan rata-rata nilai keseluruhan adalah 70,00 dan ketika lulus harus menyertakan ijazah sekolah.
  5. Jika pendaftar berusia di bawah 17 tahun atau rentang usia 16 tahun sampai 17 tahun wajib memiliki nilai pada ujian nasional 75, untuk nilai bahasa inggris dalam UN dan Rapot juga minimal 75, serta memiliki sertifikat TOEFL minimal 500.
  6. Ketentuan penerimaan polisi di tahun 2020 juga menentukan tentang ujian nasional perbaikan. Yaitu bagi siswa SLTA sederajat dengan tahun lulusan 2016 sampai dengan 2019 bisa mengikuti ujian nasional perbaikan. Siswa tersebut bisa mengikuti seleksi penerimaan terbadi, jika memiliki nilai yang memenuhi syarat pengulangan siswa kelas 12.

Syarat Untuk Lulusan Pondok Pesantren

Penerimaan anggota polisi tahun 2020 memiliki syarat yang khusus untuk peserta lulusan dari pondok pesantren. Ada beberapa syarat dan cara mendaftarkan diri menjadi polisi yang harus terpenuhi bagi lulusan pondok pesantren jika ingin mendaftar menjadi anggota kepolisian republik Indonesia. Berikut ini adalah beberapa syarat mendaftar polisi untuk lulusan pondok pesantren. Simak ulasan artikel yang ada di bawah ini.

  1. Bagi peserta pendaftar anggota polisi yang berasal dari lulusan pendidikan diniyah formal atau satuan pendidikan muadalah, peserta tersebut harus memiliki nilai rata-rata ujian nasional paling minimal 70,00 dan hasil ujian tersebut berdasarkan pada hasil akhir dari ujian madrasah.
  2. Rentang usia bagi pendaftar polisi baik untuk lulusan sekolah formal biasa maupun pondok pesantren adalah mulai dari 16 tahun sampai dengan 21 tahun.
  3. Peserta yang mengikuti pendaftaran anggota polisi baik untuk lulusan sekolah formal maupun pondok pesantren harus memenuhi minimal tinggi badan. Untuk pria tinggi paling minimal adalah 165 cm dan untuk wanita tinggi paling minimal adalah 163 cm.
  4. Syarat untuk menjadi anggota polisi berikutnya adalah peserta belum menikah, baik secara hukum negara, hukum agama atau adat.
  5. Peserta tidak sedang hamil dan tidak akan melahirkan. Serta semua peserta baik laki-laki atau perempuan bersedia untuk tidak menikah terlebih dahulu selama pendidikan pembentukan berlangsung.
  6. Peserta tidak bertato dan tidak memiliki bekas tato di tubuhnya. Peserta juga tidak memiliki tindik dan bekas tindik di telinga dan anggota tubuh lain. Peraturan ini dikecualikan untuk hukum adat setempat.
  7. Peserta pendaftar polisi yang tidak lolos dalam seleksi lantaran terkena kasus hukum seperti kriminalitas dan semacamnya, maka tidak diperkenankan untuk mengikuti seleksi kembali di tahun berikutnya.
  8. Peserta pendaftar polisi yang diberhentikan secara tidak terhormat oleh lembaga pendidikan terkait dan mendapatkan biaya dari negara, maka tidak berhak mengikuti seleksi polisi.
  9. Semua peserta pendaftar polisi harus terbebas dari narkoba setelah di periksa oleh lembaga terkait yaitu panda dan panpus.
  10. Peserta calon polisi tidak terlibat dalam organisasi masyarakat yang bertentangan dengan ideologi pancasila dan undang-undang dasar tahun 45.
  11. Peserta tidak pernah melakukan perilaku yang melenceng dari norma-norma agama, adat dan asusila.
  12. Peserta membuat surat pernyataan bahwa dirinya bersedia di tempatkan dimana saja untuk bertugas membela negara kesatuan republik Indonesia. Dan surat tersebut bermaterai hukum.
  13. Membuat surat pernyataan bahwa calon pendaftar polisi tidak akan melakukan tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme dengan materai hukum dan di ketahui oleh wali murid.
  14. Peserta yang memiliki ijazah luar negeri harus mendapatkan pengesahan terlebih dahulu dari Diksasmen Kemendikbud.
  15. Semua peserta harus bersedia menjalani ikat dinas pertama selama 10 tahun semenjak pertama kali di angkat menjadi anggota polisi secara resmi.
  16. Peserta telah mendapat persetujuan dari orang tua.
  17. Peserta tidak memiliki ikatan dengan dinas atau lembaga lain.
  18. Peserta yang dinyatakan lolos harus menyertakan dokumen BPJS Kesehatan.

Itulah beberapa syarat untuk mendaftar menjadi anggota polisi.

Cara Mendaftar Menjadi Polisi

Untuk tahapan dan langkah-langkah lengkapnya bisa simak cara mendaftarkan diri menjadi polisi berikut ini :

  1. Pertama adalah melakukan pendaftaran secara online melalui situs web resmi yaitu www.penerimaan.polri.go.id.
  2. Memilih jalur seleksi yang tersedia di halaman website pendaftaran polisi tersebut.
  3. Peserta mengisi formulir pendaftaran, Nik, identitas kedua orang tua dan beberapa identitas yang lainnya.
  4. Setelah semua identitas dan formulir terisi, nanti pihak terkait akan melakukan verifikasi lebih lanjut. Jika kamu di terima, maka kamu akan mendapatkan kode akses berupa usser name dan kata sandi untuk mengakses situs web lebih lanjut.
  5. Kamu gunakan usser name dan password tersebut untuk registrasi lebih lanjut di website tersebut. Kamu bisa mencetak form tersebut guna di verifikasi lagi di kantor polres atau polda setempat.
  6. Verifikasi bisa dilakukan setiap hari di kantor kepolisian terkait dimulai dari pukul 7 pagi sampai dengan pukul 4 sore.
  7. Pendaftar yang akan melakukan verifikasi harus datang sendiri ke kantor polisi dan tidak boleh diwakili oleh orang.
  8. Pendaftar membawa serta beberapa dokumen yang dibutuhkan dan juga membawa form guna untuk melakukan verifikasi lebih lanjut.

Kesimpulan

Nah itulah ulasan lengkap tentang Cara mendaftarkan diri menjadi polisi terbaru tahun 2020. Untuk informasi lebih detail kamu bisa cek di laman website www.penerimaan.polri.go.id. sekian dan terima kasih.

You may also like

Leave a Comment